Tahukah Anda? Ternyata Buah Duku Dapat Mencegah Kanker Kolon -  Buah duku (Lansium domesticum Corr) berasal dari daerah Barat Asia Tenggara, yaitu Semenanjung Thailand sebelah Barat hingga Kalimantan bagian Timur. Negara penghasil buah duku terbanyak di dunia terdapat di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Buah duku dan Langsat, sering kali orang beranggapan buah tersebut sama, ternyata buah tersebut merupakan dua varietas yang berbeda.  Lansium Domesticum var, pubescens merupakan jenis buah langsat dan Lansium domesticum var, domesticum merupakan buah duku.

Keduanya memiliki beberapa kesamaan pada tampilan luarnya, dengan buah yang bergerombol dalam satu tangkai dengan kulit buah yang tipis. Namun, jika di perhatikan, buah ini memiliki perbedaan. Buah duku memiliki warna coklat keemasan sedangkan langsat berwarna lebih muda. Langsat yang sudah terlalu matang akan berwarna coklat. Kulit langsat mengandung lapisan lengket dan bergetah yang tidak berbahaya sedangkan buah duku tidak bergetah dengan aroma buah yang kurang tajam. Ciri lain dari buah langsat adalah memiliki tangkai yang lebih kecil dan sedikit berbulu.

Buah duku yang telah masak, mudah sekali rusak, kulitnya akan cepat berubah warna menjadi coklat, hanya sekitar 4 sampai  5 hari setelah panen. Untuk mengatasi hal tersebut, duku sebaiknya di celupkan ke dalam larutan benomyl 4 gram/liter air dan kemudian di simpan di dalam ruang pendingin dengan suhu 15 ⁰C dan kelembapan udara sekitar 85 – 90 persen. Dengan begitu, buah duku dapat bertahan hingga dua minggu.

Tahukah Anda? Ternyata Buah Duku Dapat Mencegah Kanker Kolon !!

Buah Duku Tinggi Kandungan Zat Besi

Buah Duku mengandung daging buah sebesar 60 persen dengan sisanya berupa kulit dan bijinya. Daging buah duku kaya akan kandungan gula sukrosa, fruktosa, dan glukosa, sehingga terasa manis jika di konsumsi. Buah duku mengandung sejumlah energi dan mineral khususnya kandungan zat besi yang lebih tinggi dari buah apel dan jeruk manis. Kandungan lain yang lebih dominan yaitu serat pangan. Selain itu buah duku maupun langsat mengandung alkaloid, saponin, flavanoid dan polifenol. Umumnya kedua jenis buah ini memiliki kandungan gizi yang hampir sama.

Konsumsi Buah Duku Mencegah Kanker Kolon

Buah duku maupun buah langsat ini dapat melancarkan sistem pencernaan, dan mencegah kanker kolon, serta mengurangi dampak dari kanker kolon akibat radikal bebas dari makanan. Cukup dengan mengkonsumsi buah duku maupun buah langsat secara teratur, Anda akan terbebas dari kanker kolon yang di takuti semua orang.

Bagian Lain Yang Bermanfaat dari Buah Duku maupun Langsat

Selain daging buah langsat dan duku yang sangat bermanfaat, bagian kulit dan bijinya juga berguna untuk bahan baku obat anti diare dan menurunkan demam. Sebagian orang juga percaya bahwa benalu pohon duku dapat menghambat dan membasmi sel – sel kanker.

Sedangkan untuk bagian batang kayu buah ini memiliki rasa sepat, dapat mengobati disentri dan malaria. Kulit kayu yang telah di olah menjadi tepung juga di manfaatkan untuk tapal penyembuh bekas gigitan kalajengking. Kandungan oleoresin yang cukup tinggi pada bagian kulit dan bijinya tersebut sangat ampuh mengatasi diare. Dan di suatu daerah di Filipina, kulit buah duku di bakar untuk mengusir nyamuk. Jika di tempat tinggal Anda banyak nyamuk, hal ini patut di coba.

Demikian manfaat dari mengkonsumsi buah duku maupun langsat, dan selain manfaat buahnya yang begitu besar, biji, kulit dan batangnya juga sangat bermanfaat untuk mengobati penyakit disentri maupun malaria.

Tabel Komposisi Gizi Per 100 Gram Duku dan Langsat

Kandungan Gizi
Duku
Langsat
Energi
Protein
Lemak
Karbohidrat
Kalsium
Besi
Vitamin C
Vitamin B1
Vitamin A
Air
63 kkal
1,0 gram
0,2 gram
16,1 gram
18 mg
0,9 mg
9 mg
0,05 mg
0 IU
80,0 gram
56 kkal
0,9 gram
0,2 gram
14,3 gram
17 mg
1,1 mg
3 mg
0,07 mg
0 IU
84,1 gram

Sumber : Direktorat Gizi, Depkes 1992
Sumber Info : DR

0 komentar

Post a Comment